Blog Post

SEMINAR DIGITALPRENEUR

Fakultas ekonomi universitas ichsan gorontalo mengadakan seminar nasional digitalpreneur dengan mengundang masyarakat umum, pelajar dan mahasiswa di kota gorontalo. Seminar ini terselenggara atas kerjasama antara program studi manajemen fakultas ekonomi universitas ichsan gorontalo dengan beberapa instansi lainnya seperti asiaedutravel dan perusahaan konsultan makasar frame. Acara yang diadakan tanggal 25 november 2017 tersebut dihadiri oleh  ratusan mahasiswa, pelajar dan masyarakat yang ada di kota gorontalo. Seminar digitalpreneur mengulas mengenai trik-trik rahasia memperoleh 10 juta perbulan hanya dengan bermodalkan gadget serta strategi mengembangkan tekhnopreneurship di era persaingan seperti saat ini. Bentuk ulasan yang dikemas santai dan menarik tersebut berhasil memukau seluruh peserta seminar yang hadir pada acara tersebut.

23795714_1720304128000657_1351514243021630645_n

 

Seminar digitalpreneur ini diadakan dengan mengundang langsung pembicara yang telah malang melintang dalam dunia digitalpreneur yakni Daeng Faqih. Beliau adalah seorang trainer digital marketing sekaligus CEO Frame.co.id makasar. Selain itu pula beliau pernah menjadi Finalis Teknopreneur Kementrian Pemuda dan Olahraga RI, pada tahun 2014. Serta masih banyak lagi prestasi yang pernah diukir oleh beliau dalam usia yang masih terbilang muda. Pengalaman serta trik-triknya tersebutlah yang dibagikan kepada peserta seminar dengan berkolaborasi dengan rektor universitas ichsan gorontalo Bapak Dr. Abdul Gaffar Latjokke, M.Si. yang juga memiliki pengalaman yang tidak kalah hebatnya dalam dunia teknopreneurship.

Ketua Program Studi Manajemen fakultas ekonomi universitas ichsan gorontalo Ibu Eka Zahra Solikahan, MM., menuturkan bahwa “kegiatan seminar ini merupakan kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka memperingati dies natalis fakultas ekonomi Universitas Ichsan Gorontalo yang ke 17. Dengan tujuan akhir adalah memberikan kontribusi positif kepada masyarakat khususnya para pelajar dan mahasiswa sebagai generasi penerus yang perlu dibekali dengan hal-hal yang bersifat produktif dan peka terhadap dinamika persaingan yang semakin kuat”. Tutup beliau.